oleh

Panjat Dinding, Jebol Genteng, Tikus Angin, Bobol Rumah Korban

Loading...

Panjat Dinding, Jebol Genteng, Tikus Angin, Bobol Rumah Korban

PRABUMULIH – Salah satu tikus angin alias tersangka pencurian dan pemberatan, kembali berhasil diamankan Tim Opsnal Polsek Prabumulih Timur.

Loading...

 

Tersangkanya, Ricki Saputra (30), warga Jalan Bukit Lebar Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan. Tersangka ditangkap berdasarkan laporan korbannya, Dwi Kurniawati (28), warga Jalan Bukit Lebar No 16 RT 06/RW 03 Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan. Kejadian tersebut dilaporkan dalam laporan polisi tercantum dalam No:LP/B-/256/VIII/2018/Sumsel/Pbm/Sek Pbm Tmr pada 08 Agustus 2018, silam.

 

Modus yang digunakan tersangkan, pada 8 Agustus silam, sekitar pukul 01.00 WIB masuk ke rumah korban dengan cara memanjat dinding dan menjebol genteng rumah koran. Turun lewat plafon, dan masuk ke dalam rumah mengambil barang berharga milik korban dan kabur lewat pintu belakang, hingga korbannya mengalami kerugian Rp 5,8 juta.

 

Kronologis penangkapan tersangka sendiri berawal, Tim Opsnal pimpinan AKP Alhadi Ajansyah SH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Hendra Jaya mendapat informasi kalau tersangka sedang berada di kontrakannya.

 

Tak ingin kehilangan buruannya, petugas pun bergerak cepat hingga akhirnya berhasil meringkus tersangka tanpa perlawanan. Tidak hanya. Tersangka, sejumlah barang bukti juga berhasil disita. Usai itu, tersangka dan barang bukti digiring ke Mapolsek untuk pengembangan dan penyelidikan lebih jauh.

 

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH dikonfirmasi melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Alhadi Ajansyah SH membenarkan penangkapan tersangka.

 

“Tersangka sudah mendekam di sel tahanan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Kita juga berhasil menyita laptop merk Toshiba hasil curian tersangka,” pungkasnya.

 

Akibat aksi pencurian, kata dia, tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang curat. Tersangka sendiri, dijerat dan diancam dengan penjara diatas 7 tahun penjara.

 

“Sementara ini, kita kenakan kasus curat. Pasal 363 KUHP, 7 tahun penjara ancamannya. Kasusnya, masih terus kita kembangkan dan lidik,” tambahnya. (03)

BERITA LAINNYA