oleh

Muba Segera Bangun Pabrik Aspal Karet

-Sumsel-83 views
Loading...

Judul: Muba Jadi Pilot Project Tekan Cost Hilirisasi Karet

BOGOR – Setelah berhasil merealisasikan inovasi pembangunan infrastruktur jalan aspal karet di Desa Mulyorejo B4 Kecamatan Sungai Lilin pada Oktober 2018 lalu, kini Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin bakal menggarap pendirian pabrik pengolahan aspal karet berbasis lateks Pravulkanisasi.

Loading...

Realisasi pendirian pabrik pengolahan aspal karet berbasis lateks Pravulkanisasi di Kabupaten Muba tersebut tertuang dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Antara Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dengan Pusat Penelitian Karet dan PT Jaya Trade Indonesia yang dilakukan Jumat (2/8/2019) di Pusat Penelitian di Bogor, Provinsi Jawa Barat.

“Pendirian pabrik pengolahan aspal karet berbasis lateks Pravulkanisasi ini juga bagian upaya untuk meningkatkan harga karet di kalangan petani,” ujar Dodi.

Dikatakan Dodi, dengan adanya pabrik pengolahan aspal karet berbasis lateks Pravulkanisasi tersebut juga merupakan upaya untuk menggencarkan kelanjutan inovasi pembangunan jalan aspal karet.

“Dalam waktu dekat ini Pemkab Muba sudah menganggarkan untuk melanjutkan pembangunan jalan aspal karet di beberapa wilayah. Nah dengan adanya pabrik pengolahan aspal karet berbasis lateks Pravulkanisasi ini akan menjadi lebih mudah realisasi pembangunan jalan aspal karet nantinya,” ungkapnya.

Lanjutnya, di Muba tercatat ada sekitar 337 ribu hektar lahan perkebunan karet yang 90 persen merupakan milik petani rakyat.

“Kalau ini sudah berjalan, bayangkan saja akan ada ratusan ton karet petani yang terserap, dan tidak hanya karet dari Muba tetapi karet petani rakyat dari daerah lain yang ada di Sumsel bahkan juga dari luar Sumsel,” bebernya.

Kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini juga menambahkan, target pembangunan pabrik pengolahan aspal karet berbasis lateks Pravulkanisasi ini ditargetkan akan selesai dalam kurun waktu tiga bulan dan di awal 2020 sudah operasional.

“Untuk alat operasional nantinya akan di support oleh pihak Pusat Penelitian Karet, sambil menunggu operasional berjalan Pusat Penelitian Karet juga akan melatih petani karet di Muba,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Pusat Penelitian Karet, Dr M Supriyadi menyebutkan dalam upaya hilirisasi karet, menurutnya Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin sangat konsisten dan patut menjadi contoh bagi kepala daerah lainnya khususnya di daerah perkebunan karet.

“Kami sangat apresiasi Pak Bupati Dodi Reza. Ini satu-satunya Kepala Daerah di Indonesia yang sangat konsisten dan komitmen dalam upaya hilirisasi perkebunan karet yang tentunya akan berkontribusi untuk petani rakyat,” tuturnya.

BERITA LAINNYA