oleh

Harga Bawang Di OKU Selatan Meroket Tajam

-Ekonomi-1.231 views
Loading...

OKU SELATAN – Kenaiakan harga bawang merah dan bawang putih menjadi keluhan pedagang maupun pembeli di pasar saka selabung Muaradua Kabupaten OKU Selatan.

 

Loading...

Pasalnya, kenaikan harga tersebut hampir 100 persen dari harga sebelumnya dan berlangsung sejak dua minggu lalu.

 

Salah seorang pedagang di kios pasar saka selabung muaradua yakni Ros saat di bincangi mengatakan jika kenaikan harga bawang tersebut sangat signipikan yakni hampir seratus persen, semula harga bawang yang berada pada kisaran 25 ribu rupiah perkilogramnya kini menjapai 40 ribu hingga 45 ribu rupiah perkilogramnya.

 

“Harga bawang sudah naik dari dua minggu lalu, untuk bawang merah sekarang perkilo mencapai 45 ribu rupiah, sedangkan bawang putih 40 ribu rupiah perkilonya, sebelumnya hanya di kisaran 25 sampai 30 ribu perkilo, kalau bawang semakin banjir harga semakin tinggi, kalau bawang sulit justru harganya murah,” Imbuhnya, Rabu (3/4).

 

Senada dikatakan Ajis, salah seorang agen bawang yang ada di pasar yang sama, dikatakannya jika harga bawang terus naik setiap harinya sebesar 1000 sampai 2000 rupiah, oleh karenanya ada pengurangan stok yang ia lakukan karena ia menjual kepada pedagang lainnya.

 

“Kenaikan harga bawang ini berdampak pada pembelian, setiap harinya naik perseribu, jadi kadang pedagang yang mengecer ketika membeli untuk stok mereka terkejut dengan kenaikan harga yang saya kasih, hari ini modal kita di kisaran 35 ribu kita jual 40 perkilonya, besok naik 40 kita kan gak mau jual modal, otomatis harga juga kita naikan,” Paparnya.

 

Sementara itu untuk harga telur sendiri hanya mengalami kenaikan di kisaran 2 ribu rupiah perkarpetnya, semula pada harga 18 ribu perkarpet kini naik hingga 20 ribu rupiah perkarpet. Asmi salah seorang pembeli di pasar saka selabung mengeluhkan kenaikan harga bawang yang cukup tinggi, menurutnya bawang merupakan kebutuhan sehari hari yang di gunakan untuk bumbu sayuran, jadi sudah termasuk salah satu bahan yang harus ada di dapur.

 

“Kalau kami pembeli sangat mengeluhkan tingginya harga bawang merah dan bawang putih, karena keduanya merupakan kebutuhan rumah tangga untuk bahan sayur menyayur, tadinya dengan uang Rp20 ribu bisa beli satu kilo kini hanya dapat setengah, kenaikan harga terjadi mungkin karena sudah memasuki bulan ruah dan sebentar lagi mau puasa, biasanya sembako naik pada bulan2 seperti sekarang,” terangnya.

 

Kenaikan harga bawang dan telur tersebut belum memicu kenaikan harga sembako lainnya, seperti beras, gula, dan minyak masih pada harga yang normal. (cr3)

BERITA LAINNYA