by

Hindari Tabrakan, Truk Terbalik

MUARADUA – Sebuah mobil Truk Nomor Polisi BG 8831 DC, Selasa (9/7) sekira pukul 08.30 Wib kemarin terbalik di seputaran Desa Tanjung Beringin Kecamatan Buana Pemaca.

 

Diduga Truck bermuatan tanah liat yang merupakan bahan baku pembuatan keramik ini terbalik akibat kelebihan muatan.

Dari pantauan dilapangan, Truk yang terbalik ini bermuatan mencapai 20 Ton lebih, sementara akses jalan memang tergolong sempit dan tak mampu untuk dilalui kendaraan bermuatan berat lebih dari 8 ton.

Kendati kejadian ini tak sampai menimbulkan korban jiwa, namun kendaraan truk puso tersebut tampak mengalami rusak. Menurut warga sekitar kejadian kecelakaan seperti ini kerap terjadi dan memang sudah meresahkan pengendara yang melintas.

Kapolres OKU Selatan, AKBP H Deny Agung Andriana SIK MH melalui Kapolsek Simpang, Iptu Habibullah SH mengaku pihaknya belum mendapat laporan terkait dengan kecelakaan tunggal tersebut. Namun, pihaknya bakal mengkroscek langsung dilokasi.

“Kemungkinan kecelakaan tunggal, sehingga tak dilaporkan ke kami. Nanti kami akan melakukan kroscek langsung kelokasi,” ucapnya singkat.

Pihaknya, terang Habibullah menghimbau kepada pengendara yang melintas agar berhati-hati, mengingat jalan sempit dan dilokasi memang rawan kecelakaan lalu lintas. Sebab kecelakaan seperti ini bisa berbahaya bagi pengguna jalan lainnya.

“Kami mengimbau pengendara roda empat dan roda agar mengurangi kecepatannya ketika melintasi di ruas Jalan Simpang-Buana Pemaca,” tambahnya.

Sementara itu, Adi, salah satu warga sekitar menyebutkan hal yang berbeda perihal kecelakaan ini. Menurutnya kecelakaan ini dipicu akibat truk tersebut mencoba menghindari sebuah mobil minibus yang datang berlawanan arah.

Dikatakan olehnya kejadian bermula ketika truk yang syarat bermuatan tanah untuk bahan keramik  tersebut berpapasan dengan pengendara mobil minibus Avanza dari arah berlawanan. Mengingat jalan dilokasi terbilang sempit sehingga guna  menghindari tabrakan sang sopir truk terpaksa membanting stir mobilnya ke kiri hingga membuat mobil tersebut terbalik.

“Supir truk terpaksa membanting stir sehingga mobilnya terbalik. Karena apabila supirnya tidak membanting stir maka kemungkinan terjadi tabrakan. Namun masih beruntung akibat kecelakan ini tidak ada korban jiwa, hanya muatan tanahnya saja yang berhamburan ke pinggir jalan dan mobil mengalami kerusakan,” terangnya.

Masyarakat sekitar, terang Adi, sangat menyayangkan banyaknya mobil-mobil truk yang menganhkut tanah melebihi tonase dilokasi tersebut. Sebab hal itu selain dapat menyebabkan kecelakan, juga dapat mengakibatkan kerusakan jalan milik Pemerintah Provinsi dilokasi tersebut.

“Sebetulnya baik kami selaku warga ataupun pengendara sangat mengeluh dengan keberadaan mobil-mobil dengan muatan melebihi tonase ini. Saat kendaraan ini melintas susah sekali jika harus berpapasan dengan kendaraan lainnya. Selain itu juga dengan muatan yang melebihi tonase ini bisa menjadi salah satu penyebab rusak jalan ini. Makanya kami meminta kepada instansi terkait agar bisa ikut mengontrol kondisi ini,” pintanya. (adi/dal)

Loading...

BERITA LAINNYA