oleh

Brondong Tewas di Tangan Suami ‘Kekasih’

Kronologis Brondong Tewas di Tangan Suami ‘Kekasih’

BATURAJA TIMUR – Setelah mendapatkan perawatan lebih dari 5 jam di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja, Fredy Setiawan (23) menghembuskan napas terakhirnya.

 

Fredy merupakan korban penikaman di depan Kopi Tiam (Coca Cola lama), Jl STM Badarudin Keluarahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur, pada 15 Mei malam.

Ia meninggal dunia setelah mengalami dua luka tusuk mematikan di leher kiri dan dada kanan. Penikaman tersebut dilakukan Nila Saputra (28) yang menggunakan sebilah pisau dapur.

 

Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari melalui Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan S.Kom mengungkapkan, keluarga Fredy telah membuat laporan ke Polres OKU atas kematian Fredy tersebut.

 

“Saat ini penyidik masih meminta keterangan sejumlah saksi dan pelaku,” kata Alex.

Dikatakan Alex, penusukan tersebut dilatarbelakangi masalah asmara. Dimana Nila gelap mata saat melihat istrinya yang bernama Ety Sartika, warga Lr Kita, Bakung, Kelurahan Kemalaraja dibonceng Fredy saat akan pulang kerja di sebuah rumah makan di sekitar lokasi kejadian.

 

Dari pengakuan Nila yang tercatat sebagai warga Jl Gotong Royong, kelurahan Kemalaraja, kecamatan Baturaja Timur, ia dan Ety masih berstatus sebagai suami istri. Namun keduanya sudah pisah ranjang sejak tiga bulan terakhir. Hal ini disebabkan faktor ekonomi.

 

Sehingga keduanya sering cek-cok. Ety pun meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan Nila.

 

Pada malam kejadian, Nila mengaku tak sengaja memergoki istrinya pulang dijemput oleh Fredy. Saat itu, Nila sedang makan di warung pecel lele setelah pulang dari rumah kakaknya.

Saat itu ia melihat Ety naik ke sepeda motor Fredy yang merupakan warga Lr Teratai 7, Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur. Nila pun menghampiri Ety seraya menanyakan pria yang menjemput Ety. Ety pun menjawab, Fredy adalah kekasihnya.

 

“Mendengar jawaban itu tersangka langsung menikam korban di leher. Korban sempat berusaha menghindari tersangka. Namun tersangka kembali menikamnya di dada hingga korban jatuh tersungkur. Tersangka langsung diamankan oleh warga yang sedang makan di sekitar kejadian,” jelas Alex.

 

Sementara itu, Nila mengakui saat ini ia sudah tidak satu rumah lagi dengan sang istri. Namun menurutnya, sampai saat ini, ia belum pernah menceraikan sang istri maupun digugat cerai oleh istrinya. Sebelumnya, kata Nila, ia sering menerima laporan dari temannya tentang istrinya yang sering berboncengan dengan pria lain di taman kota dan di tempat lainya.

 

Selain telah mengamankan Nila, polisi juga mengamankan barang bukti pisau dapur yang digunakan Nila untuk menikam Fredy. Nila terancam pasal 351 tentang penganiyaan yang menyebabkan orang lain meninggal dengan ancaman hukuman di atas 7 tahun penjara. (apk)

Loading...

BERITA LAINNYA