oleh

7 Dugaan Pelanggaran Pemilu OKU Selatan Dilaporkan

7 Dugaan Pelanggaran Pemilu OKU Selatan Dilaporkan

MUARADUA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten OKU Selatan menerima sebanyak 7 laporan dugaan pelanggaran Pemilu 2019. Pelanggaran terjadi sejak sebelum berlangsung pencoblosan sampai dengan sekarang dengan laporan dugaan pelanggaran mayoritas karena terjadinya kesalahan pada pengisian C1.

 

Dikonfirmasi terkait laporan adanya pelanggaran Pemilu, pihak Bawaslu seperti disampaikan Devisi Koordinator Pendindakan dan Pelanggaran Amrullah SAg, turut membenarkan. Dikatakannya, jumlah tersebut merupakan keseluruhan laporan dugaan pelanggaran yang diterima pihaknya sebelum hingga sesudah pelaksanaan pemilu tanggal 17 April lalu.

“Total ada 7 laporan, dan terdapat laporan yang telah terregistrasi,”ujar Komisioner KPU Divisi penindakan Amrullah S. Ag, melalui Koordinato Divisi Penindakan, Eveng.

 

Tak hanya itu lanjut Eveng, dari ketujuh jumlah laporan itu terdapat empat laporan yang sudah diregestrasi atau yang dapat di proses ke penyelidikan selanjutnya atas dugaan pelanggaran pemilu tersebut. “Keempat pelanggaran yang teregistrasi tersebut yakni di Kecamatan Muaradua Kisam, Pulau Beringin, Buay Pemaca, dan Buay Rawan,” Imbuhnya, Minggu (12/5)

Dijelaskannya, pelanggaran yang terjadi mayoritas kesalahan pada C1, seperti di Kecamatan Buay Pemaca tidak mendapat hak pilih, Kecamatan Muaradua Kisam diduga penghilangan surat suara, Kecamatan Buay Rawan Pembukaan Kotak Suara dan Kecamatan Pulau Beringin Penghilangan Suara.

Kedua berkas yang telah diregestrasi tersebut, sebagai langkah awal, untuk dikaji dengan pihak kepolisan dan juga dari pihak kejaksaan yang tergabung di Gakumdu dalam proses penyelenggaraan Pemilu.

“Dalam menangani perkara pelanggaran dalam pemilu kita harus mengikuti mekanisme yang telah ditentukan. Dari tahap awal pelaporan hingga keputusan yang nantinya akan di plenokan oleh Gakumdu. Disanalah kita tahu unsur pelanggaranya, “jelasnya.(cr3)

Loading...

BERITA LAINNYA