oleh

Warga Geram, di OKU Selatan Biaya Nikah terbilang Mahal

Loading...

++ Kemenag Akan Evaluasi KUA
OKU SELATAN – Sudah menjadi rahasia umum, bahwa biaya menikah di OKU Selatan terbilang cukup mahal dan memberatkan warga.

Namun meski demikian, masyarakat tidak terlalu mempermasalahkan jika diiringi dengan pelayanan yang baik dari pihak terkait dalam hal ini KUA yang notabene dibawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten.

Loading...

Keluhan terhadap pelayanan nikah ini salah satunya seperti yang diungkapkan Abunawar, warga desa Kuripan 1 kecamatan Tiga Dihaji. Dirinya sendiri merasa geram atas kelakuan KUA dikecamatannya tersebut.

Pasalnya Senin lalu pada saat akan melakukan prosesi akad nikah pukul 10.00 wib, namun setelah ditunggu hingga pukul 12.00 wib KUA tak kunjung datang. Hingga akhrinya diambilah keputusan prosesi akad nikah dilaksanak oleh PPN desa Kuripan.

“Kami sangat kecewa padahal kami sudah mengeluarkan biaya sebesar Rp 1.4 juta, tapi KUA tidak datang tanpa ada keterangan apapun. Padahal yang kami tau biaya resmi menikah sebenarnya hanya berkisar Rp 600 hingga 700 ribu,” ujar Abunawar.

Dikatakannya kejadian serupa sudah sering terjadi didesa lainnya. Untuk itulah warga menuntut agar KUA Tiga Dihaji di copot karena sering mangkir dan tidak dapat melakukan pekerjaan dan kewajibannya dengan benar.

BERITA LAINNYA