oleh

Menyibak Peristiwa Penggorokan Lekadri, Seharian Menghilang, Bercak Darah Berceceran

Loading...

Menyibak Peristiwa Penggorokan Lekadri, Seharian Menghilang, Bercak Darah Berceceran

SEDERET tanya muncul mendengar kabar berita penemuan jenazah Lekadri, korban pembunuhan yang tewas dengan leher digorok. Meski dugaan sementara pembunuhan ini dilatari dendam, namun benarkan demikian? Apakah ada motif lain? Apalagi pelaku diketahui adalah anak angkat korban. Berikut penelusuran Harian OKU Selatan.

Loading...

 

Hamdal Hadi – KISAM TINGGI

Pondok berukuran 2×4 terletak di perkebunan kopi Talang Sekeli, Desa Ulak Pandan, Kecamatan Kisam Tinggi, Kabupaten OKU Selatan, tanpak sunyi dan sepi dari aktivitas.

 

Suasana sunyi menyelimuti lokasi pasca kejadian pembunuhan menggegerkan masyarakat setempat yang hampir mayoritasnya waktu jasad korban ditemukan lagi beraktivitas diladang, Rabu (26/6).

 

Saat awak media koran ini mendatangi pondok milik korban, mendapati bercak darah banyak ditemukan di anak tangga, dinding hingga dalam pondok menjadi lokasi korban Lekadri (24) petani kopi asal Desa Ulak Pandan dihabisi anak angkatnya Nanda (18) warga Kota Bukit Kemuning, Lampung Utara, ketika warga dan Polisi datang kelokasi.

 

Padahal, pelaku sudah tinggal bersama korban selama setahun belakangan dan dianggap keluarga karena sudah lama membantu keluarga korban menggarap lahan perkebunan kopi milik korban.

Jasad korban pertamakali ditemukan oleh Sang Ayah Hardiansah (47) pagi itu, sengaja pergi kekebun hendak melakukan panen kopi. Korban sendiri ditemukan disisi Sungai tak jauh dari pondok langsung dievakuasi keluarga dan Polisi.

BERITA LAINNYA